. . .
Latest Info :
.
Kota Tasikmalaya ◄ ((KLIK)) Siap Menjadi Tuam Rumah MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 
Recent Movies
Showing posts with label ARTIKEL AGAMA. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL AGAMA. Show all posts

Doa Shalat Tahajjud



Shalat Tahajud
Shalat tahajut adalah salat Sunat yang dikerjakan pada waktu malam, sedikitnya dua rakaat dan sebanyak banyaknya tidak terbatas. Waktunya sesudah shalat isya sampai terbit fajar. Shalat diwaktu malam hanya dapat disebut shalat tahajud dengan syarat apabila dilakukan sesudah bangun dari tidur malam, sekalipun tidur itu hanya sebentar. Jadi apabila dikerjakan tanpa tidur sebelumnya, maka ini bukan shalat tahajud, tetapi shalat sunnah saja seperti witir dan sebagainya.


Kalau sudah diketahui waktu melakukan ibadah ini dari waktu isya sampai waktu shubuh sedangkan sepanjang malam ini ada saat waktu yang utama, lebih utama dan paling utama, maka waktu malam yang panjang itu dapat kita bagi menjadi 3 bagian :
  • 1.       Sepertiga pertama, yaitu kira kira dari jam sembilan belas sampai dengan jam 22, ini saat utama;
  • 2.       Sepertiga kedua yaitu kira kira dari jam 22 sampai dengan jam satu, ini saat yang lebih  utama dan
  • 3.       Sepertiga ketiga yaitu kira kira dari jam satu sampai dengan waktunya waktu shubuh, ini adalah saat yang paling utama.


Demikianlah menurut hadits Rasulullah SAW yang berbunyi :

Yanjilu Rabbuna Illa Samaa – id dun ya hiina yabqaa tsulutsul lailil akhiri, fayaqulu Hal min daa’in faastajiibu lahu, hal min saa ilihin fa athiyahu, hal min mustaghfirin fa agh firu lahu, hattaa yathlu ‘al fairu
Artinya :
Perintah Allah turun ke langit dunya diwaktu tinggal sepertiga yang akhir dari waktu malam, lalu berseru : adakah orang yang memohon (berdoa), pasti akan kukabulkan, adakah orang yang meminta, pasti akan kuberi dan adakah orang yang mengharap / memohon ampunan pasti akan ku ampuni baginya. Sampai tiba waktu shubuh.

Lafazh niatnya sebagai berikut :
Ushalli Sunnatat Tahajjudi Rak’ataini lillahi ta’alaa . Allahu Akbar
Artinya :
Aku niat shalat Tahajjud dua Raka’at karena Allah ta’ala Allahu Akbar

Fadlilahnya/ keistimewaannya :
Shalat tahajjud yakni shalat malam itu sangat dianjurkan, sebagaimana firman Allah Sebagai berikut :
Wamilallaili Fatahajjad Bihi Naafilatan Laka “asaa an Yab Atsaka Rabbuka Maqaman mahmuudaa
Artinya :
“Hendaknya engkau gunakan sebagian waktu malam itu untuk shalat tahajjud, sebagai sunnat untuk dirimu, mudah mudahan Tuhan akan membangkitkan engkau dengan kedudukan yang baik” (S. Bani Israil Ayat : 79 )
Do’a Tahhajud :
Do’a do’a yang dibaca waktu melaksanakan Sembahyang Tahajjud atau sesudahnya sebaiknya dari ayat-ayat Alquran seperti :

Rabbanaa Aatinaa Fid dun yahasanatan wafil Aakhirati hasanatan, Waqinaa Adzaaban naari
Artinya :
“Yaa Allah tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkan lah kami dari siksa api neraka”

Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa Rasulullah Saw jika bangun dari tidur ditengah malam, terus bertahajjud dan membaca Do’a sebagai berikut :

Allahumma lakal hamdu Anta Qayyimus samaawaati wal aardli waman fiihina walakal hamdu laka mulkus samaawaati wal ardli waman fiihina, walakal hamdu nuurus samaawaati wal ardli walakal Hamdu Antal Haqqu wawadukal Haqqu waliqaa uka haqqun, Waqauluka Haqqun, Wal jannatu haqqun, Wannaru Haqqun, Wannabiyyuna Haqqun, Wa Muhammadun Shallallaahu’alaihii Wasalama Haqqun, Wassaa ’atu Haqqun.
Allohumma Lakka aslamtu, Wabika amaatu, wa’alaika tawakkaltu, wailaika anabtu, wabika khoshamtu, wailaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wamaa akhkhartu wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhiru, laa ilaaha illa anta, au laa ilaaha ghairuka walaa haula walaa quwwata illa billaahi.
Artinya :

Ya Allah, bagiMu segala puji, engkaulah penegak langit dan bumi

ARTIKEL KAMI


Dasar-dasar agama Islam





Dasar-dasar agama Islam dikenal dengan sebutan Rukun Islam ( Arkan al-Islam ). Rukun Islam ini merupakan sendi-sendi atau ketentuan dasar agama Islam . Dasar-dasar ini disepakati oleh seluruh aliran teologi Islam.

Rukun Islam ini terdiri dari lima poin sesuai dengan hadits yang diriwayatkan Bukhari-Muslim. Ketika Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, tentang apa yang dimaksud dengan Islam, Nabi menjawab,”Islam ialah bahwa engkau bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, dirikan shalat, keluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan engkau ibadah haji ke Baitullah jika memiliki kemampuan.” ( HR Bukhari – Muslim ).


Kelima rukun Islam tersebut adalah :

  1. Syahadah, pengakuan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah.
  2. Shalat, lima kali sehari.
  3. Zakat, mengelurkan sejumlah harta setelah mencapai nishab (batas minimal harta wajib zakat).
  4. Syiyam / Shawum , puasa pada bulan Ramadhan.
  5. Hajj, menunaikan ibadah haji ke Makkah sekali seumur hidup bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk mengerjakannya baik secara fisik maupun secara finansial.

Mereka yang meyakini dan mengerjakan ketentuan-ketentuan dasar  Islam ini disebut Muslim. Sedang mereka yang tidak mengerjakannya ( tetapi tidak mengingkarinya ) empat rukun terakhir, tidak dipandang keluar dari agama Islam.

Syahadat , rukun yang pertama, sangat esensial kedudukannya, karena tanpa syahadat seseorang tidak dapat disebut Muslim.Sudah menjadi kenyataan di masyarakat terdapat sejumlah Muslim tidak mengerjakan rukun Islam ini kecuali Syahadat, tetapi mereka masih tetap Muslim bila tidak mengingkari semua sendi-sendi Islam tersebut.

Rukun Islam yang kedua  , yakni shalat, memiliki kedudukan yang amat penting dalam Islam dan merupakan fondasi yang kokoh bagi tegaknya agama Islam. “Shalat itu tiang agama”, kata Rasulullah SAW. Oleh sebab itu , baik secara spiritual maupun secara hukum, shalat ini sangat penting,  karenanya tidak terdapat alasan yang sah untuk meninggalkan shalat kecuali bagi perempuan  yang haid , sedang pada ketiga rukun berikutnya terdapat sejumlah rukhshah ( dispensasi ).

Shalat harus dilakukan pada waktunya, kita tidak dapat mewakilkan atau diganti dengan yang lain, seperti membayar fidyah sebagai pengganti puasa yang tidak dapat dilakukan, karena ada alasan tertentu.

Rukun ketiga, zakat, yaitu salah satu rukun Islam yang merupakan ibadah kepada Allah SWT dan sekaligus merupakan amal sosial kemanusiaan. Karena pentingnya itu,  di dalam Al-Quran, kata zakat banyak disebut dalam satu rangkaian dengan shalat dalam satu ayat. Ada 26 kata zakat yang selalu dihubungkan dengan shalat. Hal ini menunjukkan betapa penting peran zakat dalam kehidupan umat Islam.

Ayat-ayat Al-Quran yang mencantumkan kata shalat yang diikuti kata zakat diantaranya Surah Al-Baqarah (2) ayat 43, 83, 110; An Nisa (4) ayat 77; Maryam (19) ayat 31 dan 55; An Nur (24) ayat 56; Al Mujadilah (58) ayat 13; Al Muzzammil (73) ayat 20; dan Al Anbiya (21) ayat 73.

Keempat adalah puasa pada bulan Ramadhan. Dalam Al-Quran puasa disebut dengan istilah shiyam dan dalam hadits biasanya menggunakan kata shawm. Masyarakat Sunda menggunakan kata siam atau saum bila berbicara dengan ragam bahasa halus. Untuk ragam bahasa sedang atau kasar biasanya urang Sunda menggunakan kata puasa.

Rukun kelima adalah ibadah haji yang diwajibkan hanya sekali seumur hidup, itu pun bila mampu secara fisik dan finansial untuk melakukannya. Ibadah haji yang kedua dan seterusnya hukumnya sunnah. Karena hukumnya sunnah, maka seorang Muslim / Muslimah harus lebih memprioritaskan hal-hal yang wajib .

Wa Allahu ‘alam bi ash-shawab.

ARTIKEL KAMI


Bagaimana Hukum Wanita Sholat Dengan Celana Panjang?




Bagaimana Hukum Wanita Sholat Dengan Celana Panjang?


ARTIKEL KAMI


Macam macam salawat : Sholawat Nariyah




Artinya :
Ya Allah, semoga Engkau mencurahkan rahmat yang sempurna, dan salam yang sempurna atas nabi Muhammad saw, yang menjadi sebab terlepasnya keruwetan dan hilangnya kesusahan, terpenuhinya segala hajat dan tercapainya segala yang disukai, dan husnul khotimah dan turunnya hujan dari awan, berkat keagungan dan kemuliaan nabi Muhammad saw, dan kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya pada tiap-tiap mata melirik, dan tiap-tiap jiwa bernafas, dengan jumlah yang Engkau ketahui.

Penjelasan:
Shalawat ini lebih dikenal dengan sebutan “shalawat Tafrijiyah”. Tentang shalawat ini, Imam Al-Qurthubi me-nuturkan bahwa, barangangsiapa yang membacanya secara rutin setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebih, Allah akan melenyapkan kecemasan dan kesusahan-nya, menghilangkan kesulitan dan penyakitnya, memudah-kan urusannya, menerangi hatinya, meninggikan kedudukannya, memperbaiki keadaannya, meluaskan rezeki-nya, dan membukakan baginya segala pintu kebaikan, dan lain-lain.

Khasiat Sholawat Nariyah

Sholawat Nariyah merupakan salah satu sholawat yang mujarab. Sholawat nariyah juga disebut sholawat Kamilah/Sholawat Tafrijiyyah. Diantara fadhilahnya:

1. Dapat melancarkan rizqi ( baca sholawat nariyah 11X setiap hari)
2. Kalau punya hajat dapat tercapai hajatnya ( dibaca 100X setiap hari )
3. Dapat dibaca setiap habis sholat ferdlu sebanyak 11X secara rutin atau 41 atau 100 kali
menurut kemampuan kita.
4. Jika seseorang punya hajat yang besar agar benar-benar sukses dan tercapai secara gemilang , maka bacalah sholawat nariyah sebanyak 4444X (empat ribu empat ratus empat puluh empat kali) lalu mohon dikabulkan hajatnya, maka insya Allah dapat berhasil.

dan masih banyak lagi fadlilah sholawat nariyah.

ARTIKEL KAMI


Bukti Cinta Kepada nabi




Download


Alhamdulilah Allah telah mengaruniakan kepada kita seorang Nabi dan Rasul Muhammad  sebagai rahmat bagi alam semesta. Allah berfirman,
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. al-Anbiya; 107).
Beliau adalah seorang Nabi yang sangat kasih sayang.
Pembaca sahabat +mia maryati  yang budiman…
Bila Anda ditanya, “Cintakah Anda kepada beliau?” “Tentu saja,” inilah jawaban yang tentunya akan Anda sampaikan. Namun, sudah benarkah kecintaan Anda kepada- Nya? Inilah pertanyaan yang mudah-mudahan akan terjawab melalui tulisan ini.
Pembaca sahabat +mia maryati  yang budiman…
Bukti cinta seseorang kepada Nabi  memiliki tanda-tanda. Di antara tanda-tanda tersebut yaitu,

Pertama
mengikuti Sunnah dan berpegang teguh dengan petunjuknya.
Allah berfirman, yang artinya,
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran: 31).
Al-Hafizh Ibnu Katsir  tatkala menafsirkan ayat ini mengatakan,ayat yang mulia ini merupakan pemutus bagi orang yang mengaku cinta kepada Allah sedang ia berada di luar jalan Muhammad n, maka sesungguhnya ia seorang pendusta dalam pengakuannya tersebut hingga ia mengikuti syariat Muhammad n dan agamanya baik dalam perkataan maupun perbuatan. Hal ini telah disebutkan dalam hadits Shahih, bahwa Rasulullah n bersabda,
مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka tertolak.” (Muttafaq ‘alaih)
Oleh karena itu, Allah k berfirman, yang artinya, “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku.” (QS. Ali Imran: 31) (Tafsir al-Qur’an al ‘Azhim, Ibnu Katsir v)
Kedua
Banyak menyebut namanya dan ingin melihatnya.
مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِه
“Di antara umatku yang paling cinta kepadaku adalah orang-orang yang hidup sesudahku, yang salah seorang di antara mereka ingin melihatku walau harus mengorbankan keluarga dan harta benda.” (HR. Muslim)
Banyak menyebut manaqib (kisah hidup) dan kepribadian beliau yang mulia, menjalankan sunnah-sunnahnya yang agung, dan banyak bershalawat kepadanya.
Ibnu al-Qayyim di dalam kitabnya, “Jalaul Afham” berkata, “Setiap kali seorang hamba banyak menyebut nama yang dicintainya dan menghadirkan kebaikan-kebaikannya di dalam hati; mengingat sisi-sisi positifnya, niscaya akan bertambahlah kecintaannya kepada yang dicintainya tersebut dan akan menambah pula kerinduannya untuk berjumpa de- ngannya. Ini semua akan menguasai semua relung hatinya.”
Ketiga
Mempelajari dan mengamalkan al-Qur’an serta adab-adabnya.
Imam al-Baihaqi meriwayatkan di dalam kitabnya, “al-Adab”, dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata,
لاَ يَسأَلُ أَحَدٌ عَن نَفسِهِ إِلاَّ القُرآنُ، فَإِن كَانَ يُحِبُ القُرآنَ فَهُوَ يُحِبُ اللَّهَ وَرَسُولَه
“Hendaknya seseorang tidak bertanya tentang dirinya kecuali (tentang kedudukan) al-Qur’an(di hatinya). Jika ia mencintai al-Qur’an, maka ia akan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Keempat
Cinta kepada orang yang mencintai beliau n dan membenci orang yang membencinya.
Rasulullah n bersabda,
مَنْ أَحَبَّ عَلِيًّا فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَبْغَضَ عَلِيًّا فَقَدْ أَبْغَضَنِي
“Barangsiapa mencintai Ali, sungguh ia telah mencintaiku, dan barangsiapa membenci Ali sungguh ia telah membenciku” (HR. al-Hakim)
Dalam hadits yang lain Rasulullah n bersabda,
مَنْ أَحَبَّهُمَا فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَبْغَضَهُمَا فَقَدْ أَبْغَضَنِي
“Barangsiapa mencintai keduanya(yakni: al Hasan dan al Husain, cucu Nabi n-pen), sungguh ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa membenci keduanya, sungguh ia telah membenciku” (HR.Ahmad)
Rasulullah n bersabda,
مَنْ أَحَبَّنِى فَلْيُحِبَّ أُسَامَةَ
“Barangsiapa mencintaiku, maka hendaklah ia mencintai Usamah” (HR.Muslim)
Mencintai sahabat, keluarga beliau dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik dari kalangan ulama, ahli ibadah, orang-orang yang zuhud, dermawan, maupun orang-orang yang baik, ini semua merupakan suatu bentuk kecintaan terhadap orang yang mencintai beliau n.
Demikian pula mencintai amal, adab, muamalah dan semua perbuatan yang dicintai beliau n.
Demikian pula, membenci orang-orang yang buruk dan perbuatan-perbuatan buruk yang mereka lakukan. karena hal itu termasuk yang dibenci beliau n.
Kelima
Tidak ghuluw(berlebih-lebihan) dalam mencintai dan mengangkat beliau di atas kedudukan yang semestinya yang telah diberikan Allah k.
Anas (bin Malik-pen) meriwayatkan bahwa sekelompok orang pernah mengatakan, “Wahai Rasulullah, wahai orang terbaik dikalangan kami, anak orang terbaik di kalangan kami, sayyid kami, dan anak sayyid kami.” (mendengar ungkapan ini) maka beliau n bersabda,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ، قُولُوا بِقَوْلِكُمْ وَلَا يَسْتَهْوِيَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ، أَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، وَرَسُولُ اللهِ، وَاللهِ، مَا أُحِبُّ أَنْ تَرْفَعُونِي فَوْقَ مَا رَفَعَنِي اللهُ
“Wahai manusia, hati-hatilah dari ucapan kalian, dan janganlah kalian diperdayakan oleh setan! Saya adalah Muhammad, hamba dan utusan-Nya. Demi Allah, aku tidak suka kalian mengangkatku di atas kedudukanku yang telah Allah berikan kepadaku.” (HR. Ahmad)
Keenam
Menghindarkan diri dari bid’ah dan mengikuti hawa nafsu.
Abdullah bin Mas’ud z berkata,
اتَّبِعُوا وَلاَ تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ
“Berittiba’lah (ikutilah Rasulullah n -red) kalian dan jangan melakukan kebid’ahan, karena sesungguhnya kalian telah dicukupkan” (HR.ad-Darimiy)
Beliau z juga berkata,
الإِقْتِصَادُ فِي السُنَّةِ خَيرٌ مِنَ الإِجتِهَادِ فِي البِدعَةِ
“Sederhana dalam melakukan sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam melaksanakan bid’ah” (HR. al-Hakim di dalam al-Mustadrak)

Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang yang mengikuti beliau , orang-orang yang beriman kepadanya dan orang-orang yang benar kecintaan kepadanya . Semoga pula Allah l menghidupkan kita di atas sunnahnya dan mematikan kita di atasnya pula. Semoga pula Allah mengumpulkan kita di bawah benderanya pada hari kiamat nanti. Semoga Allah mengaruniakan syafa’at beliau kepada kita. Semoga Allah mengampuni kesalahan kita. Sesungguhnya Dia Maha mendengar doa, Dzat yang layak diharapkan. Cukuplah Dia menjadi Penolong kita dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad , keluarga dan para sahabat beliau.

ARTIKEL KAMI


KEWAJIBAN UMAT ISLAM TERHADAP MAYIT



download



Ini bukan kitab feqih yang memuat penjelasan hukum-hukum secara luas. Tapi baiknya tetap diungkap mengenai kwajiban umat islam terhadap mayit.Dimana hukumnya wajib Kifayah (ialah kefardluan yang bilamana sebagian umat Islam sudah menunaikan, maka bagi yang belum mengerjakan sudah gugur kewajiban tersebut ).
       Adapun kwajiban yang dimaksud ada sabda Nabi Saw :
" Barang siapa yang memandikan orang mati, maka Allah mengampuni dosa-dosanya. Dan barangsiapa yang mengkafaninya, maka Allah akan memberikan pakaian sutra, (disurga)."

( HR. Imam Thabrani Muslim, dari Abu Umamah ra )

Sabda Nabi Saw :
" Mandikanlah mayat kalian dengan air dicampur daun sidr, dan kafanilah dengan pakaiannya."
( HR. Imam Bukhari Muslim, dari Ibnu Abbas ra. )

Sabda Nabi Saw :

" Rasulullah saw dikafani dengan tiga lapis kain putih...."
( HR. Imam Bukhari Muslim, dari Aisyah ra )

Ketika wanita bernama Ghamidiah diranjam karena zina. Dia mati dalam hukum ranjam itu, kemudian Rasulullah Saw bersabda :
" Kemudian Nabi Saw memerintah agar dishalati, diapun dishalati, lalu dipendam."
( HR. Imam Muslim, dari Buraidah ra )

Artinya kwajiban orang muslim terhadap mayit : (1) Memandikan, (2) Mengkafani, (3) Menshalati, dan (4) Mengubur, berdasarkan hadits-hadits diatas. Kemudian masalah ziarah kubur atau melawat (menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan tradisi tertentu) memang ada dasarnya, tapi bukan kwajiban, melainkan sebatas amal shaleh ahlaki terhadap mayit dan keluarga yang ditinggal.

1. Memandikan Jenazah  

Mayit laki-laki dimandikan orang laki-laki dan mayit perempuan dimandikan orang perempuan, kecuali ada hubungan suami istri atau muhrim.

Mandikan satu kali mandi dengan basuhan yang ganjil. Sebab Nabi Saw ketika putri beliau meninggal :
" Mandikan ia tiga kali atau lima kali (basuhan) dengan air yang dicampur daun sidr."

       Riwayat lain menjelaskan : " Mandikan ia dengan bilangan ganjil : tiga kali, lima, atau tujuh kali atau bisa lebih." Maksud air dicampur daun sidr ialah daun yang bisa membersihkan dan berbau wangi, sekarang cukup dengan sabun atau air dicampur dengan sabun, kemudian dibersihkan dengan air biasa. Ada yang bagian membersihkan tubuh mayit, juga ada yang menuangkan air. Bersihkan aurat mayit, kemudhian wudhukan sebagaimana wudhunya orang shalat.
       Kalau kebetulan mayit wanita berambut panjang, maka rambut lebih baik disanggulkebelakang atau cukup dilipat diikat dan dikebelakangkan. Kalau tidak ada air cukup ditayamumi sebagaimana tayamum gantinya wudhu' akan mengerjakan shalat.Atau ada air, tapi mayit laki-laki itu hidup dilingkungan perempuan umpama, maka ia tidak boleh dimandikan perempuan itu kecuali muhrim atau istri sendiri, tapi dia diganti dengan tayamum saja. Begitu juga sebaliknya.

2. Mengkafani Jenazah

       Kain kafan disunatkan kain putih dengan tiga lapis sesuai kafan Rasulullah Saw, tapi boleh 1 atau 2 kain. Ada yang mengatakan makruh mengkafani mengkafani lebih dari 3 lapis, dan ada yang membolehkan 5 lapis seperti adanya kafan mayit perempuan. Maka ukuran standart ialah 3 lapis.

       Jangan memakai kain terlalu mahal, itu berlebihan dan hukumnya makruh.
Sabda Nabi Saw :
" Jangan terlalu mahal dengan kain kafan, sebab dia akan rusak dan cepat sekali."
(HR. Imam Abu Dawud, dari Ali ra )

3. Menshalati Jenazah

       Usahakan shaf barisan shalat mayit dengan tiga baris ke belakang adalah lebih utama, dari pada banyak shaf yang tidak panjang. Sedangkan cara shalatnya hanya ada 4 taqbir tanpa ruku' dan sujud.

Sabda Nabi saw :
" Rasulullah saw melakukan 4 taqbir dalam menshalati jenazah kami. Beliau membaca surat Al Fathihah pada taqbir yang pertama."

 ( HR. Imam Syafi'i dengan sanad dlo'if dari Jabir ra )

Artinya : ada hadits yang menjelaskan pernahnya Rasulullah Saw shalat jenazah dengan 5 taqbir, sehingga zaid bin Arqam menirunya.Tapi untuk Madzhab Syafi'i menggunakan 4 taqbir, dan ikutlah adat umum yang berlaku di daerahnya, agar masyarakat umu tidak bingung karena ini dan itu, dsb.

Cari dalam kitap feqih mengenai tata cara mengerjakan berikut do'a - do'anya ; bagaimana untuk orang dewasa dan bagaimana untuk anak-anak.

4. Mengubur Jenazah

       Segerakan penguburan jenayah. Jangan dikuburkan malam hari kecuali keadaan memaksa, dan jangan pula tepat waktu dhuhur.
Sabda Nabi Saw :  
" Barang siapa yang mati dipagi hari, maka janganlah ia ditidurkan siang harinya kecuali dalam kuburannya sendiri. Dan barang siapa yang mati sore hari, maka janganlah ia ditidurkan malam harinya kecuali dalam kuburnya sendiri.
( HR. Imam Thabrani, dari Ibnu Umar ra )

       Maksudnya cepat-cepat dikubur, dengan penjelasan hadits berikut ini : " Cepat-cepatlah jenazah dikuburkan. Andaikan mayat itu shaleh, maka sama dengan kalian mempercepat kebaikkannya....."
(HR. Imam Bukhari Muslim, dari Abu Hurairah ra )

       Menurut Imam Ibnu Qasim yang berdasarkan Sabda Rasulullah saw : bahwa ketika mengubur jangan ketika matahari terbit, matahariterbenam, dan tepat matahari diatas kepala.Sekalipun sangat baik mempercepat penguburan, tapi harus menghindari waktu-waktu tersebut diatas.

       Adapun tata cara yang baikdalam penguburan penuh dengan kesunatan yang kasant. Usahakan liang kubur menjorok kedalam yang kiranya tidak dijangkau binatang buas atau masalah bau, dengan bagaimana ukuran disana, misalnya setinggi orang ditambah panjang tangan. Sunnat melebarkan bagian kepala dari pada bagian kaki ketika membuat liang lahat atau kubangan biasanya. Liang lahat maksudnya ; setelah digali sampai kedalam, kemudian mebuat lubang kesamping kanan untuk letak mayit. Demikian ini kalau kondisi tanah tidak berguguran. Kubangan maksudnya : setelah menggali liang kubur, kemudian membuat liang lagi sesuai jasad, lalu jenazah dimasukkan, ditutup kayu atau batu, kemudian baru ditimbuni tanah. Demikian ini sunnat membuat lebih lebar di daerah kepala dibanding daerah kaki.

       Disunnatkan menghadapkan jenazah kesamping kanan menghadap kiblat. Pipi bagian kanan dibuka agar kulit menyentuh tanah atau batu atau lainnya. Juga disunnatkan ketika jenazah menghadap kesamping, dibelakangnya diganjal batu atau tanah dengan maksud jasad tidak goyang.

       Sunnat pula penyerahan memasukkan jenazah kepada orang-orang shaleh. Kebanyakan orang shaleh hanya berpangku tangan dan hanya berdo'a saja, sementara yang mengurusi memasukkan jenazah orang yang tidak mengerti agama dengan alasan sudah terbiasa. Pekerjaan ini tidak apa-apa tapi tidak memperoleh kesunnatan.

       Dan banyak lagi kesunnatan-kesunnatan yang sebagian besar berkenaan dengan ahklak. Memberikan do'a juga termasuk sunnat, plus talqin ada bagian khusus disertai hujjah-hujjah agama.

ARTIKEL KAMI


7 Rombongan iblis/setan



Download


7 ROMBONGAN IBLIS

       Iblis akan senantiasa mengganggu manusia, mulai dengan memperdayakan manusia dari terjadinya dengan setitik mani hingga ke akhir hayat mereka, dan yang paling dahsyat ialah sewaktu akhir hayat yaitu ketika sakaratul maut. Iblis mengganggu manusia sewaktu sakaratul maut disusun menjadi 7 golongan dan rombongan.

Hadith Rasulullah S.A.W. menerangkan:
"Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari tipuan syaitan diwaktu sakaratul maut. "

Rombongan 1
       Akan datang Iblis dengan berbagai rupa aneh seperti emas, perak dan lain-lain, serta sebagai makanan dan minuman yang lezat-lezat. disebabkan orang yang di dalam sakaratul maut itu di masa hidupnya sangat tamak dan loba kepada barang-barang tersebut, maka diraba dan disentuhnya barang2 Iblis itu, pada waktu itu nyawanya putus dari tubuh. Inilah yang dikatakan mati yang lalai dan lupa kepada Allah SWT inilah jenis mati fasik dan munafik, ke nerakalah tempatnya. 


Rombongan 2
       Akan datang Iblis kepada orang yang didalam sakaratul maut itu merupakan diri sebagai rupa binatang yang di takuti seperti, Harimau, Singa, Ular yang berbisa. Yang apabila orang yang sedang sakaratul maut itu memandang ke binatang itu, maka dia pun menjerit dan melompat sekuat hati. Maka seketika itu juga akan putuslah nyawa itu dari badannya, maka matinya itu disebut sebagai mati lalai dan mati dalam keadaan lupa kepada Allah SWT, matinya itu sebagai Fasik dan Munafik dan ke nerakalah tempatnya.

Rombongan 3
       Akan datang Iblis mengacau dan memperdayakan orang yang di dalam sakaratul maut itu dengan menyerupai binatang kesayangannya. Apabila tangan orang yang hendak mati itu meraba-rabakepada binatang kesayangan itu dan waktu tengah meraba-raba itu dia pun mati, maka matinya itu di dalam golongan yang lalai dan lupa kepada Allah SWT. Matinya itu mati Fasik dan Munafik, maka nerakalah tempatnya.

Rombongan 4
       Akan datang Iblis merupakan dirinya sebagai rupa yang paling dibenci oleh orang yang akan mati, seperti musuhnya ketika hidupnya dahulu maka orang yang di dalam sakaratul maut itu akan menggerakkan dirinya untuk melakukan sesuatu kepada musuh yang dibencinya itu. Maka sewaktu itulah maut pun datang dan matilah ia sebagai mati Fasik dan Munafik, dan nerakalah tempatnya

Rombongan 5
       Akan datang Iblis merupakan dirinya dengan rupa sanak-saudara yang hendak mati itu, seperi ayah ibunya dengan membawa makanan dan minuman, sedangkan orang yang di dalam sakaratul maut itu sangat mengharapkan minuman dan makanan lalu dia pun menghulurkan tangannya untuk mengambil makanan dan minuman yang dibawa oleh si ayah dan si ibu yang dirupai oleh Iblis, berkata dengan penuh kasih "Wahai anakku inilah saja makanan dan bekal yang kami bawakan untukmu dan berjanjilah bahwa engkau akan menurut kami dan menyembah Tuhan yang kami sembah, supaya kita tidak lagi bercerai dan marilah bersama kami masuk ke dalam syurga. "

Maka dia pun sudi mengikut tawaran itu dengan tanpa berfikir lagi, ketika itu waktu matinya pun sampai maka matilah dia di dalam keadaan kafir, kekal di dalam neraka dan terhapuslah semua amal kebajikan semasa hidupnya.

Rombongan 6
Akan datanglah Iblis merupakan dirinya sebagai ulama'-ulama' yang membawa banyak kitab-kitab, lalu berkata ia: "Wahai muridku, lama sudah kami menunggu akan dikau, ternyata kamu sedang sakit di sini, karena itu kami bawakan kepada kamu dokter dan obat untukmu. " Lalu diminumnya obat, itu maka hilanglah rasa penyakit itu, kemudian penyakit itu datang lagi. Lalu datang pula Iblis yang menyerupai ulama' dengan berkata: "Kali ini kami datang kepadamu untuk memberi nasihat agar kamu mati didalam keadaan baik, tahukah kamu bagaimana hakikat Allah?"
Berkata orang yang sedang dalam sakaratul maut: "Aku tidak tahu. "

Berkata ulama' Iblis: "Ketahuilah, aku ini adalah seorang ulama' yang tinggi dan hebat, baru saja kembali dari alam ghaib dan telah mendapat syurga yang tinggi. Cobalah kamu lihat syurga yang telah disediakan untukmu, kalau kamu hendak mengetahui Zat Allah SWT hendaklah kamu patuh kepada kami. "

Ketika itu orang yang dalam sakaratul maut itu pun memandang ke kanan dan ke kiri, dan dilihatnya sanak-saudaranya semuanya berada di dalam kesenangan syurga, (syurga palsu yang dibentangkan oleh Iblis untuk tujuan menggoda orang yang sedang dalam sakaratul maut). Kemudian orang yang sedang dalam sakaratul maut itu bertanya kepada ulama' palsu:
"Bagaimanakah Zat Allah?" Iblis merasa gembira apabila jeratnya mengena.

Lalu berkata ulama' palsu: "Tunggu, sebentar lagi dinding dan tirai akan dibuka kepadamu. "
Ketika tirai dibuka selapis demi selapis tirai yang berwarna warni itu, maka orang yang dalam sakaratul maut itu pun dapat
melihat satu benda yang sangat besar, seolah-olah lebih besar dari langit dan bumi.

Berkata Iblis: "Itulah dia Zat Allah yang patut kita sembah. "
Berkata orang yang dalam sakaratul maut: "Wahai guruku, bukankah ini benda yang benar-benar besar, tetapi benda ini mempunyai enam sisi, yaitu benda besar ini ada kiri dan kanannya, mempunyai atas dan bawah, mempunyai depan dan belakang.

Sedangkan Zat Allah tidak menyerupai makhluk, sempurna Maha Suci Dia dari sebarang sifat kekurangan. Tapi sekarang ini lain pula keadaannya dari yang di ketahui dahulu. Tapi sekarang yang patut aku sembah ialah benda yang besar ini. "

Dalam keraguan itu maka Malaikat Maut pun datang dan terus mencabut nyawanya, maka matilah orang itu di dalam keadaan kafir dan kekal di dalam neraka dan terhapuslah segala amalan baik selama hidupnya di dunia ini.

Rombongan 7
       Rombongan Iblis yang ketujuh ini terdiri dari 72 barisan sebab dari menjadi 72 barisan ialah karena dia menepati Iktikad Muhammad S.A.W bahwa umat Muhammad akan terbagi kepada 73 barisan). Satu barisan/golongan yang benar yaitu ahli sunnah waljamaah, 72 yang lain masuk ke neraka karena sesat.

Ketahuilah bahwa Iblis itu akan mengacau dan mengganggu anak Adam dengan 72 macam yang setiap satu berlainan di dalam waktu manusia sakaratul maut. Oleh karena itu hendaklah kita mengajarkan kepada orang yang hamper meninggal dunia akan talkin Laa Ilaaha Illallah untuk menyelamatkan dirinya dari gangguan Iblis dan syaitan yang akan berusaha bersungguh-sungguh menggoda orang yang sedang dalam sakaratul maut.

Disebutkan dalam sebuah hadith yang artinya: "Ajarkan oleh kamu (orangyang masih hidup) kepada orang yang hampir mati itu: Laa Ilaaha Illallah. "

ARTIKEL KAMI


Proses Pembusukan Tubuh Manusia Setelah Mati Dalam Hitungan 0 Menit Sampai Satu Tahun






Sesaat sebelum mati Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 - 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 - 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.

1 - 4 Jam
Rigor Mortis(Fase Dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 - 6 Jam
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 - 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 - 48 Jam
Rigor Mortis Berhenti, Tubuh anda selentur penari balerina.

3 - 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 - 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu
Rambut, Kuku, Dan Gigi dengan mudahnya terlepas.

Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun
Selain tulang-belulang tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh anda. Sekarang Anda adalah saingan Twiggy dan Calista Flockhart. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan.


Proses Pembusukan Tubuh Manusia
Bakteri bekerja secara terstruktur dalam proses degradasi organisme atau proses pembusukan mayat. Pembusukan dimulai dengan pemutusan ikatan protein-protein besar pada jaringan tubuh oleh bakteri fermentasi menggunakan enzim protease. Kumpulan hasil pemutusan ikatan protein yang disebut asam amino ini dicerna berbagai jenis bakteri, misalnya bakteri acetogen. Bakteri ini mereaksikan asam amino dengan oksigen dalam tubuhnya untuk menghasilkan asam asetat, hidrogen, nitrogen, serta gas karbon dioksida. Produk asam asetat ini menimbulkan bau. Bau busuk dari tubuh mayat tidak hanya mengganggu, namun juga membahayakan.

Lalu, bagaimana proses pembusukan tubuh dilakukan dari tubuh utuh hingga tinggal tengkorak? Proses pembusukan berawal dari mikroorganisme, misalnya bakteri-bakteri yang hidup di dalam usus besar manusia. Bakteri tersebut mulai mendegradasi protein yang terdapat dalam tubuh. Jika seluruh jenis ikatan protein sudah terputus, beberapa jaringan tubuh menjadi tidak berfungsi. Proses ini disempurnakan bakteri yang datang dari luar tubuh mayat, bisa berasal dari udara, tanah, ataupun air. Seluruh jenis bakteri ini menyerang hampir seluruh sel di tubuh dengan cara menyerang sistem pertahanan tubuh yang tidak lagi aktif, menghancurkan jaringan otot, atau menghasilkan enzim penghancur sel yang disebut protease. Kemudian dengan berbagai jenis metabolisme, mikroorganisme mulai memakan jaringan mati dan mencernanya. Tak jarang kerja proses ini dibantu reaksi kimia alami yang terjadi dalam organisme mati. Semakin lama, otot-otot semakin habis dimakan bakteri.


ARTIKEL KAMI


 
Support : Creating Website | Admin | Fanpage Kami
Copyright © 2011. Google News - All Rights Reserved
Template Created by On Facebook Published by Group
Proudly powered by Blogger
.